Mendinginkan generator otak lelahku
Sejuk penuh biru tua
Membawaku yang kacau
Menuju kedamaian
Canda tawa riang sang ikan usil
Menghapus semua luka batinku
Kilauan berjuta warna karang
Menutup rapat segala kegalauanku
Tapi sayang, semua itu hanya menyisakan secercah kenangan
Kini,
Tajamnya mata bor, membuncah semua kesejukan
Menggusur jagad damaiku
Pekat mokekul minyak tak bertuan memusnahkan canda, tawa
Memucatkan ribuan kilau warna karang
Apa kita telah kehilangan perasaan
Hingga menodai kesucian samudera ini. Memburamkan setiap tetesnya
Apa kita sudah tidak merasa iba lagi
Sampai mengabaikan dahsyatnya milyaran barrel air yang berang
Atau mungkin silau pancaran nikmat duniawi
Telah mampu memburamkan mata hati kita
Percayalah, Karma itu nyata
VIII-3
2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar