Cinta
Buat saya dan semua pemuda-pemudi pasti gaada yang asing dengan satu kata beribu arti ini. apalagi pasti juga semua orang pernah paling ngga sekali, pacaran. ya walaupun dibalut dengan beragam kedok. kalau kami suka sama dia, kenapa nggak tembak sekarang? atau minimal nyatain cinta kami ke dia sebagai panjer agar dia ga diambil sama orang lain.
Pacaran juga dipake sama kita buat menyampaikan perasaan kita yang sangat menggebu buat seseorang. istilah terdekat seperti; dia itu pelengkap hidup gue, biar hidup gue berwarna. Atau sebagai motivasi belajar. saya ngga bisa pungkiri itu.
kalo udah jadian sama dia pasti hidup kita selalu senang, kalo ada masalah sama pelajaran misalnya, saya selalu mikir 'ah gausah khawatir, ada dia ini". kalau mood lagi gaenak pasti hubungin dia buat komunikasi, bercanda-canda. ada masalah dirumah, jalan aja sama dia biar ga kepikiran. hahaha emang bener sih, saya juga suka yang begitu-begitu. ya namanya juga pacaran pikirin aja apa yang pasti dilakukan.
bahkan beberapa teman saya kehilangan sebagian kehidupan lainnya hanya untuk memikirkan pacarnya. kaulah segala-galanya. itu hukumnya
Tapi ga selamanya bahagia, pasti juga. saat usia hubungan saya dewasa, mulai ada ketidakcocokan diantara kita. yang satu maunya ini yang lain gak bisa. yang satu kesel sama yang lain, yang lain gangerti harus apa. yang satu ngambek, yang lain cuek. yasudahlah saya lanjutin aja namanya juga udah cinta..
beberapa bulan kemudian saya habis arang. sudah bingung gimana sih maunya dan apa yang harusnya saya perbuat, mau sudahi tapi masih cinta. mau dilanjutin makan ati. melihat dia makin cuek sudahisajalah.. walaupun masih cinta
emang cinta artinya sedangkal itu ya? gimana dengan cinta ibu sama kita ya? mungkin kalo seperti itu cintanya, setiap kali saya cekcok sama mama saya, udah berapa kali ya saya putus hubungan? atau gimana cinta Allah sama kita? oh no no no, yang itu tidak bisa dibandingkan.
terus apa sih ini?
yang jelas dari apa yang saya pelajari, seseorang bakal menemukan cintanya karena Allah.
kenapa? kalo kita cinta utuh sama dia doang, kita gampang distir setan sob.
terus ke cerita saya..
yah, setelah itu saya memiliki 3 pilihan
1. Saya mau tunggu sampe dia terima lagi
2. Saya mau cari yang lain
3. Ya sudahlah ya, sabar dulu aja
mmm mungkin kelihatannya ketiga pilihan itu gampang untuk dipilih, tapi coba mainkan peran sendiri. duh waktu saya tersita banyak buat mikirin ini. saya juga udah coba 2 pilihan awal. dan efeknya;
1. hmm sudah saya coba, hasilnya... nothing, no answer, no hope. mungkin selamanya, mungkin bukan kali ini.
2. haha beberapa kali saya coba yang ini. tapi belum ada yang pas buat saya. saya pernah daper quote yang kurang lebih bunyinya: "kalau kau cinta pada orang yang kau inginkan, berarti kau berhubunyan dengan angan2mu, bukan dia". bener sih, tapi nggak sepenuhnya.
saya habiskan banyak waktu dengan memikirkan ini. mungkin apabila saya hidup di zaman rasulullah, ceritanya akan berbeda. tetapi bersyukur saja akan apa yang ada.
kalau memang belum waktunya jalani saja pilihan ketiga.
mungkin. Allah tahu, tapi menunggu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar