Assalamualaikum. Wr. Wb. Halloo, apakabar? Udah seminggu nggak ngepost nih saatnya ngepost lagi hehe. Kali ini saya mau mengulas tentang kegiatan yang sudah menjadi darah daging buat kita terutama umat muslim, sehari bisa berkali kali kita lakuin, tapi nggak sedikit juga barangkali yang lupa. Yaap itu dia sholat. Kata mbah Wikipedia nih salat berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti, doa. Sedangkan, menurut istilah, salat bermakna serangkaian kegiatan ibadah khusus atau tertentu yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Shalat, solat, salat atau apalah bahasa kau itu merupakan tiang agama bagi umat muslim, jadi kalo dia nggak solat berarti agamanya tidak dibangun atau tidak punya agama.
Shalat ini sendiri ada rukunnya seperti:
- Niat
- Berdiri (bagi yang mampu)
- Takbiratul ihram
- Membaca surat Al Fatihah pada tiap rakaat
- Rukuk dengan tuma'ninah
- Iktidal dengan tuma'ninah
- Sujud dua kali dengan tuma'ninah
- Duduk antara dua sujud dengan tuma'ninah
- Duduk tasyahud akhir
- Membaca tasyahud akhir
- Membaca salawat nabi pada tasyahud akhir
- Membaca salam yang pertama
- Tertib (melakukan rukun secara berurutan)
Dalam banyak
hadis, Nabi Muhammad SAW telah memberikan peringatan keras kepada orang yang
suka meninggalkan salat, diantaranya ia bersabda: "Perjanjian yang
memisahkan kita dengan mereka adalah salat. Barangsiapa yang meninggalkan
salat, maka berarti dia telah kafir.”
Alhamdulillah
buat kita yang selalu menjalankan solat fardu, karena siapa yang selalu
menjalankannya akan mendapatkan pahala yang berlimpah dari Allah SWT. Mungkin
banyak dari kita yang masiiih aja ninggalin solat. Entah itu lupa, ketiduran,
sibuk, lagi dijalan dan sebagainya. Tapi sebenarnya nih sob, itu Cuma berbagai
alasan yang diciptakan seten-seten biar kita nggak solat. Kalo ketiduran,
pasanglah jam wekker, kalo lagi dijalan carilah masjid, kalo lupa ingatlah
selalu dengan diperbanyak solatnya.
Sholat sebagai cerminan umat islam,
jadi barang siapa yang solat berarti dia muslim nah kalo nggak yaa pikir aja
deh. Siapa bilang solat itu Cuma berguna buat pahala aja? Nggak, menurut
penelitian, solat juga banyak hikmahnya loh nih misalnya:
Subuh
: Terapi Paru-paru
Waktu pelaksanaan Shalat
Shubuh adalah sejak terbit fajar sampai hampir terbit matahari. Shubuh
merupakan waktu yang tepat untuk proses terapi sistem pernapasan dan paru-paru,
karena pada pagi hari udara masih bersih, oksigen masih segar. Dari paru-paru, darah
mengambil “bahan bakar” yang masih baru & bersih, akhirnya keseluruhan
organ menerima pasokan nutrisi yang bersih. Selanjutnya tubuh menjadi segar
kembali dan otak menjadi jernih.
Penelitian mutakhir dalam ilmu medis
Barat juga mengungkap manfaat kebiasaan bangun pada waktu shubuh. Ditemukan
bahwa pada dini hari sekitar pukul 3.00 – 5.00 terjadi proses detoksin
(pembuangan zat racun) di bagian paru-paru. Oleh Karena itu, biasanya
selama durasi waktu ini, penderita batuk akan mengalami batuk hebat. Ini karena
proses pembersihan (detoksin) telah mencapai saluran pernapasan.
Paru-paru dan usus besar merupakan
organ yang saling berpasangan. Usus besar merupakan pengatur panas dalam perut.
Jantung termasuk organ yang memiliki sifat panas. Apabila jantung memiliki
sifat panas yang berlebihan, dengan pernapasan yang dilakukan pada saat udara
benar-benar bersih, kita dapat mengarahkan panas jantung ke paru-paru dan
dengan demikian mendinginkan panas dalam perut.
Zuhur : Terapi Jantung dan
Usus Kecil
Waktu Zuhur adalah sejak
tergelincirnya matahari dari tengah-tengah langit hingga saat bayangan benda
sama panjang dengan benda tersebut.
Jantung merupakan organ yang biasa
dihubungkan dengan proses mental. Beberapa bentuk tekanan emosional seperti
pusing, berdebar-debar, sesak napas, dan kemunduran vitalitas merupakan
gejala-gejala umum dari penyakit jantung. Kemunduran chi jantung ditandai
dengan kelemahan secara umum, seperti bicara terengah-engah, pernapasan yang
pendek-pendek, dan sering berkeringat.
Jika wajah bengkak dan berwarna
tidak cerah, kaki dan tangan terasa dingin, ini dinamakan kemunduran chi
jantung. Gelisah, lekas marah, pusing, kehabisan akal, dan tidak bisa tidur
adalah gejala kemunduran darah jantung. Bisa juga terasa aliran darah yang
deras pada telapak tangan dan wajah, serangan demam ringan, dan berkeringat
pada malam hari.
Gejala kelebihan chi jantung adalah
akibat panas jantung. Ini terlihat dalam serangan demam tinggi, yang
kadang-kadang disertai dengan menggingau, perasaan berdebar-debar yang
mengganggu, kegelisahan yang sangat, tidak dapat tidur, dan sering mimpi buruk,
wajah berwarna merah padam, lidah berwarna merah, atau terasa panas dan sakit,
dan sering merasa panas ketika buang air kecil.
Waktu pelaksanaan shalat zuhur
sangat sesuai dengan kaidah ilmu kesehatan China yang berpendapat bahwa
berdasarkan sirkulasi chi, waktu yang tepat untuk melakukan terapi organ
jantung adalah pada pukul 11.00 – 13.00. Waktu zuhur adalah saat kita berada di
puncak kepenatan akibat aktivitas sepanjang siang. Dengan melakukan shalat
zuhur sebagai bentuk relaksasi dan dipadukan dengan basuhan air wudhu’,
panas jantung yang berlebihan bisa menjadi normal kembali. Akhirnya hal ini
mempengaruhi sistem lainnya, karena fungsi jantung yang merupakan “penguasa”
pembuluh-pembuluh. Jantung memompa darah agar selalu mengalir untuk membawa
sari-sari makanan yang dibutuhkan oleh organ-organ lainnya. Tubuh kita yang
penat dan pikiran kita yang sumpek akan tersegarkan kembali dan siap
melanjutkan aktivitas.
Ashar : Terapi Kandung
Kemih
Waktu ashar adalah setelah
habus waktu zuhur hingga terbenam matahari. Dalam ilmu kesehatan China, pukul
15.00 – 17.00 merupakan waktu yang tepat untuk melakukan terapi kandung kemih
karena pada saat itu mulai terjadi kesesuaian secara perlahan antara hawa tubuh
manusia dan hawa di sekitarnya, perubahan dari hawa udara yang panas menuju
dingin.
Fungsi utama kandung kemih adalah
mengubah cairan tubuh menjadi air kencing dan mengeluarkannya dari tubuh. Jika
fungsi tersebut berjalan, terjadilah keseimbangan kimiawi dalam tubuh sehingga
metabolisme terjaga. Jika fungsi ini terhambat, akan terjadi penumpukan cairan
yang tidak bermanfaat dan mengandung racun sehingga mempengaruhi kerja
organ-organ internal lainnya. Jika ini terjadi, proses pendinginan tingkat chi
yang seharusnya dikeluarkan menjadi menumpuk dan menimbulkan panas yang tinggi,
yang akhirnya mempengaruhi pula kerja ginjal.
Jadi, ibadah shalat ashar bermanfaat
untuk meningkatkan daya kerja kandung kemih sehingga dapat lancar mengeluarkan
racun yang diakibatkan oleh proses kimiawi tubuh yang berlangsung selama
aktivitas sepanjang siang.
Maghrigb : Terapi Ginjal
Shalat Maghrib dilaksanakan pada
waktu sesudah matahari terbenam hingga lenyapnya mega merah di sebelah barat.
Ginjal dan kandung kemih adalah
organ yang berpasangan. Kedua organ tersebut mengontrol tulang-tulang, sumsum,
dan otak. Bertanggung jawab terhadap fungsi-fungsi pertumbuhan, perkembangan,
dan reproduksi. Kesehatan kedua organ internal ini tercermin pada kondisi rambut
kepala. Mereka memainkan peran yang sangat penting dalam metabolisme air dan
mengendalikan cairan tubuh, dan juga menjaga keseimbangan panas dan dingin yang
sangat fundamental bagi tubuh.
Untuk mengetahui gejala-gejala
kemunduran energi dingin ginjal sesungguhnya mudah. Biasanya, punggung bagian
bawah terasa lemah dan sakit, ada suara mendengung pada kedua telinga dan
kehilangan ketajaman pendengaran, wajah berwarna keabu-abuan dan gelap,
khususnya di bawah kedua mata. Biasanya kepala terasa pusing, haus dan
berkeringat di malam hari, dan sering masuk angin ringan.
Gejala-gejala kemunduran energi
panas secara signifikan berkaitan dengan kehilangan energi atau panas. Serupa
dengan kemunduran energi dingin ginjal, ada dengungan pada telinga, pusing, dan
rasa sakit di punggung bawah. Namun rasa sakit ini ditandai dengan rasa dingin,
lemah, dan lesu yang sangat. Biasanya kemunduran energi dingin ginjal
menimbulkan gangguan pada jantung dan hati, sedangkan kemunduran energi panas
ginjal mengganggu fungsi-fungsi limpa kecil dan paru-paru.
Ditinjau dari ilmu pengobatan China,
waktu pelaksanaan shalat maghrib merupakan waktu yang tepat untuk melaksanakan
terapi organ ginjal. Waktu maghrib adalah saat-saat hawa udara semakin
menurun, dan sistem organ juga mulai menyesuaikan diri dengan energi di
sekitarnya.
Isya : Terapi Perikardium
dan Triple Burner (San Jiao)
Shalat Isya dilaksanakan
setelah habis waktu maghrib hingga menjelang shubuh.
San Jiao adalah konsep dalam ilmu
kesehatan China, yaitu sebuah organ fungsional yang tidak dikenal oleh ilmu
kedokteran Barat modern. Menilik makna kata asalnya, yaitu lapisan yang
terletak di bawah kulit dan di antara otot-otot, sebagian ahli mengajukan teori
bahwa organ ini sama dengan sistem limfatik. San Jiao dianggap terutama bersifat
energetik dan tidak memiliki komponen fisik.
Fungsi perikardium adalah membuang
kelebihan energi jantung dan mengarahkannya pada titik Laogong yang terletak
pada pusat telapak tangan. Dari Laogong, kelebihan energi akan dilepaskan
secara alamiah sehingga terciptalah stabilitas tingkat energi jantung. Titik
Laogong digunakan dalam ilmu kesehatan China untuk mengurangi suhu tubuh selama
terkena sakit demam.
Waktu yang tepat untuk melakukan
terapi organ perikardium adalah pada pukul 19:00 – 21:00. Pada waktu tersebut
hawa di sekitar sudah mulai rendah daripada hawa tubuh. Maka, diperlukan
penyesuaian sistem energi di dalam tubuh manusia untuk bisa menyesuaikan diri
dengan hawa di sekitarnya.
Pada waktu pelaksanaan shalat Isya,
dimulailah penurunan kerja organ internal yang telah digunakan dalam aktivitas
sehari-hari. Tubuh memasuki masa istirahat, terutama kerja jaringan otot yang
digunakan untuk gerak dan berpikir. Waktu isya bisa disebut sebagai masa
pendinginan keseluruhan sistem organ dan saraf. Proses pengistirahatan
tubuh kemudian disempurnakan dengan tidur pada malam hari.
Paradigma Solat Jaman sekarang
Di tahun
2012 ini, kita yg anak muda banyaaaak banget kegiatannya, ada yang fokusin buat
belajar, mungkin ada yg punya hobi dan getol banget dijalanin misalnya futsal,
basket dan sebagainya, atau lagii pewe nongkrong sama temen-temennya di siniii:
atau disiniii
atauu yg lagi banyak jadi basis tongkrongan kayak ginii
atau disiniii
atauu yg lagi banyak jadi basis tongkrongan kayak ginii
Nah positifnya kegiatan kayak gitu kita bisa aktif di dunia social,
banyak temeen dan banyak channel buat bikin kegiatan apa aja.
Kawan, bisa berinteraksi sama temen temen sosial itu baguuss
tapiii kalo udah kebablasan bisa sampe beginii:
mungkin udah beginii.
mungkin udah beginii.
Saya punya contoh nih sama seorang temen saya yang dari
jenis anak berada tapi ada dalam lingkaran setan. Saya inisialkan namanya
menjadi ‘dia’. Dia duduk disebelah saya danmulai bertanya
“fa, lo
tiap hari solat”
“yaiyalah itu mah kewajiban jangan ditinggalin”
“lo
bisa sih begitu? Gue aja males banget”
“yah lo biasain lah, gabisa Cuma sekali sekali”
“tapi
gue abis minum nih, katanya 40 hari gak boleh solat”
“yaah lo minum jalan, ngerokok jalan, pelan pelan berenti
laah”
“susah
faa kalo gitu mah, udah jadi kebiasaan”
“iya sih ya, apalagi lo masih maen sama temen-temen lo yang
begitu”
“nah
makanya, gue juga sering dapet masalah dirumah”
“nah solatnya lo banyakin, pelan pelan lah, kalo lo sering
seringnya sekarang doing mah percumaa”
Itu dia cuplikannya, dan yang seperti Dia itu nggak Cuma satu
di angkatan saya, banyaak banget. Semogaa aja mereka cepet tobatnya deh Ya
Allah.
Masya Allah hal hal seperti itu nggak baik banget buat
kehidupan kita, justru merusak sendi sendi kehidupan kita. Mungkin awalnya
nikmat, enak, woles aja kalo udah sama temen.
Lama kelamaan kita ngerasa jauh sama keluarga, jarang
iteraksi sama sodara, pasti juga jarang solat. Dan Allah melaknat siapa yang
suka meninggalkan solat. Apa sih salahnya solat? Jadi buat ngejalaninnya aja
beraat banget. Kalo kata Ghyas, hal yang paling gampang di lakukan adalah
meninggalkan solat. Bagaimana dengan kita? Orang iman itu menganggap solat
sunnah itu wajib, sedangkan solat wajib itu sebuah kebutuhan. Nah sudahkah kita full solat hari ini? J
:
:






Tidak ada komentar:
Posting Komentar